Runner Up AIC 2018, Team Flash, Akan Membuat Tim Esports di Indonesia! Tapi…

<pre><pre>Runner Up AIC 2018, Team Flash, Akan Membuat Tim Esports di Indonesia! Tapi…

Wow, sepertinya akan ada banyak organisasi esports internasional yang berekspansi ke Indonesia.

GGWP.ID juga memiliki konten video, lho! Berlangganan saluran Youtube GGWP.ID di sini, dan tambahkan LINE resmi GGWP.ID di sini untuk giveaway, berita terkini, dan voucher diskon AOV!

Bagi Anda yang mengikuti pengembangan kompetitif AOV, tentu saja Anda masih ingat turnamen dunia, AIC 2018, yang berakhir Desember lalu dan dimenangkan oleh Tim J kan? Yah, tentu saja Anda tahu runner-up, Team Flash. Berita terbaru dari runner-up AIC 2018 adalah Team Flash akan membuat tim Esports di Indonesia!

Berita ini diungkapkan langsung oleh Samson Oh sebagai salah satu pendiri Team Flash pada konferensi pers kickoff E + Sports kemarin, 3 Januari 2019.

"Tentu saja, kami akan membuat tim di Indonesia," kata Samson. Alasan ekspansi ke Indonesia tidak terlepas dari pasar industri esports di Indonesia, baik dari masyarakat maupun dari perspektif bisnis.

Pertanyaannya adalah, tim apa yang akan dihadirkan oleh runner up AIC 2018 di Indonesia? "Mobile Legends? AOV? Mobile Legends? AOV? Kita sendiri tidak bisa memutuskan karena banyak pertimbangan," jawab Samson. "Tapi tentu saja kita akan melihat kembali ke komunitas dari permainan," lanjutnya.

Co-founder Team Flash juga menjelaskan bahwa kehadiran tim esports tidak hanya mempertimbangkan judul game, tetapi juga industri esports serta aspek bisnis di dalamnya. "Game adalah permainan. Tetapi industri ini adalah bisnis yang sangat besar dan dilihat dari berbagai aspek, dan salah satunya adalah komunitas," jelas Samson.

Lalu jika Anda kemudian membuat tim di Indonesia, akankah Tim Flash memilih langkah akuisisi tim atau membentuk tim dari awal? Samson menjawab bahwa keduanya adalah pilihan yang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Tetapi sebagai langkah yang paling mungkin diambil adalah membuat tim sendiri, tetapi sebelum itu, dia mengatakan akan membuat infrastruktur dan manajemen tim terlebih dahulu. Ketika infrastruktur kuat, maka proses pencarian pemain.

Akankah ada kemungkinan Tim Flash akan menghadirkan pemain asing di tim? Melihat saat ini, jika kita mengambil contoh tim AOV, Team Flash memiliki pemain yang kemampuannya telah terbukti menjadi pelari hingga AIC 2018.

"Kami akan memilih pemain dari negara itu sendiri (Indonesia)," jawab Samson. "Akan ada hambatan besar ketika pemain asing didatangkan, mulai dari masalah makanan, budaya, bahasa, yang tentunya akan menghambat komunikasi dan pengembangan tim," lanjutnya.

"Tetapi ada kemungkinan bahwa kami akan membawa seperti pelatih atau dukungan untuk pengembangan tim lain dari luar Indonesia," kata Samson.

Nah, menurut Anda, akankah Tim Flash membawa tim AOV nanti? Atau tim Mobile Legends? Atau tim lain?

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*