Setelah studi dari MUI, Kementerian Komunikasi dan Informasi siap untuk memblokir PUBG jika dianggap Merusak Gamer

<pre><pre>Setelah studi dari MUI, Kementerian Komunikasi dan Informasi siap untuk memblokir PUBG jika dianggap Merusak Gamer

Berdasarkan Pasal 8 Menteri Komunikasi dan Informasi No. 11 tahun 2016, PUBG termasuk dalam klasifikasi game untuk pemain berusia 18 tahun ke atas.

GGWP.ID juga memiliki konten video, lho! Berlangganan saluran Youtube GGWP.ID di sini, dan tambahkan LINE resmi GGWP.ID di sini untuk giveaway, berita terkini, dan voucher diskon AOV!

Beberapa waktu lalu dilaporkan bahwa MUI Jawa Barat akan mempelajari dampak dari game online, khususnya game PUBG. Menyusul hal ini, Kementerian Komunikasi dan Informasi menyatakan siap untuk memblokir PUBG jika dianggap merusak gamer.

Pelaporan dari CNN Indonesia, Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika (Aptika) Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo), Semuel Abrijani Pangerapan, mengatakan pihaknya dapat memblokir PUBG jika penelitian membuktikan game ini merusak gamer.

Sumber gambar: berita satu.com – doc. Komkominfo

"MUI adalah lembaga independen, jika dirasa destruktif, harus ditinjau terlebih dahulu dan kirimkan ke Kementerian Komunikasi dan Informatika. Kami siap menindaklanjuti permintaan pemblokiran," kata Semuel seperti dikutip CNN. Indonesia.

Setelah mengakui bahwa telah ada komunikasi dengan Sekretaris Komisi Fatwa MUI, Asrorun Niam Sholeh mengenai diskusi tentang konten dan dampak PUBG.

"Saya juga berbicara dengan Pak Asrorun Niam Sholeh," kata Semuel.

Sebelumnya Asrorun mengatakan bahwa ia telah melakukan kontak dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi untuk membahas fatwa PUBG. Menurut Asrorun, solusi untuk PUBG adalah dalam bentuk fatwa, penegakan hukum, atau penguatan peraturan.

Aksi dari MUI Jawa Barat akan mengkaji fatwa dan dampak negatif PUBG tidak lepas dari tragedi penembakan di Selandia Baru pada 15 Maret 2019 lalu. Studi ini dilakukan untuk menentukan apakah insiden itu disebabkan oleh dampak game online atau dampak lainnya.

Sebagai informasi, Kementerian Komunikasi dan Informasi saat ini memiliki peraturan tentang Klasifikasi Permainan Elektronik Interaktif, yaitu Peraturan Menteri Komunikasi dan Informasi Nomor 11 Tahun 2016.

Dalam pasal 8 Peraturan Menteri Komunikasi dan Informasi Nomor 11 tahun 2016 telah ditetapkan bahwa kriteria untuk game yang diterbitkan oleh PUBG diklasifikasikan sebagai permainan untuk kelompok yang berusia 18 tahun atau lebih.

Sebelumnya juga dilaporkan bahwa para penembak di Selandia Baru tidak terinspirasi oleh game PUBG atau game apa pun. Ini dapat dilihat dari manifesto berjudul & # 39; Penggantian Yang Hebat & # 39 ;.

Sumber: Duniaku.net

Dalam manifesto, penembak mengatakan bahwa permainan Fortnite mengajarinya menjadi pembunuh. Tapi itu tidak terinspirasi untuk melakukan aksi kekerasan dan ekstrem dari video game, musik, sastra, dan film.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*