Stream EVO Jepang Dihentikan karena Promo Dead or Alive 6 yang Terlalu Seksi

Berita Game Terbaru

Evo Japan 2019 Doa6 GirlsModel gravitasi yang memperagakan fisika dari Dead or Alive 6

MaxGame – Ajang tahunan untuk game fighting yang saat ini sedang diselenggarakan di Jepang harus menuai kritik hingga streaming, dan semua itu terkait konten promosi yang dikeluarkan dari salah satu game fighting yang memang terkenal dengan layanan penggemar, Mati atau Hidup 6.

Namun pertama-tama, untuk perkenalan bagi yang tidak mengetahuinya, Evolusi atau EVO, adalah ajang tahunan untuk berbagai pertarungan permainan yang biasa diadakan di Las Vegas, namun kini juga tersedia di Jepang. Dan untuk ajang tersebut, merupakan hal yang biasa bagi para penerbit / pengembang untuk memamerkan demo dari produk yang akan datang. Namun, kompilasi Dead atau Alive 6 muncul untuk disetujui, hal yang berbeda terjadi dan diselesaikan dikritik oleh sebagian orang.

Lalu suka apakah konten yang membuat streaming dari EVO Jepang ditarik? Dapat dilihat di bawah ini:

Pada klip di atas, kita dapat melihat dan mendengarkan jika MC dari acara itu memainkan kamera dengan memutar kamera ke sudut tertentu dan memberhentikan videonya membuat gerakan yang dilakukan oleh Bass yang terlihat vulgar.

Presentasi masih berlanjut, dan kemudian kita dapat melihat ada dua orang gadis yang mengenakan baju yang terbuka dan memperagakan fisika langsung untuk dada yang terkenal di seri Mati atau Alive di hadapan para penonton.

Masih belum habis, model gravure yang memperagakan kembali beraksi lagi dengan posenya yang khas.

Akibat tiga hal tersebut, Direktur EVO, Joey Cuellar, mengatakan langsung pada akun Twitternya (yang sekarang telah dikembalikan) karena ia harus memutuskan aliran karena ia mempertimbangkan apa yang disetujui itu tidak sesuai dengan nilai inti dari EVO. Dan ia meminta maaf kepada para fansnya.

Tentu saja cuitan itu setuju dengan reaksi pro dan kontra. Di satu sisi ada yang memutuskan keputusan yang diambil Joey, dan di sisi lain ada yang mengkritik keputusannya karena ia mempertimbangkan melakukan sensor yang sesuai dengan pandangannya sendiri.

Banyak yang berargumen tentang keputusan sensor itu tidak adil karena kompilasi Mortal Kombat menampilkan konten sadis di mana kita dapat melihat tengkorak yang dihancurkan dan juga darah yang berceceran di mana-mana, orang-orang diam saja mungkin tidak ada masalah. Namun kompilasi sedikit seksi berhasil, hal sebaliknya langsung terjadi, orang-orang rame memprotes hal tersebut.

Hingga saat ini masih belum ada tanggapan dari pihak Tim Ninja atau Koei Tecmo terkait dengan pemutusan aliran yang dilakukan oleh pihak penyelenggara EVO itu.

[Reddit]

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*